SDN GROGOL UTARA 03 PAGI, KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN
Senin, 28 Maret 2016
Nama
Dosen: Bpk Jamson,Siallagan,S.Th.,M.A.,M.Th (D5050)
Kelas: LB62
Waktu : 07.20 s/d 09.30
- Anggota
Yang Hadir:
1.Azman Nataatmadja (190158380)
2.Ghina Karimah K. (1901507881)
3.Johan Cahyadi (1901509426)
3.Marvin Tannas K. (1901609086)
4.Kani Ritta (1901496190)
5.Astari Narbila P. (1901495641)
6.Monique Tesalonika (1901501676)
Paragraf isi
Pendahuluan
Kami adalah kelompok TFI kelas LB62 yang dibimbing oleh Pak Jamson dalam pelajaran
Character Building : Kewarganegaraan. Berikut merupakan laporan kelompok kami dalam
kegiatan TFI di SDN Grogol Utara 03 Pagi minggu kedua.
Kegiatan
Minggu kedua. Senin, 21 Maret 2016.
Pukul 07.30 kami semua sudah tiba di kelas. Anak-anak pun sudah duduk dengan rapih
berkat bantuan Bapak Juminto. Setelah Bapak Juminto meninggalkan kelas, kami mulai
melanjutkan kegiatan minggu lalu, yakni drama. Kami segera mengatur agar setiap anak duduk
dengan kelompoknya masing-masing.
Setelah semua sudah siap, kelompok pertama pun maju. Kelompok pertama memainkan
drama tentang Malin Kundang. Drama berlangsung selama 10 menit. Masih banyak anak yang
malu untuk berbicara, selain itu suara mereka pun kecil. Kami menyemangati mereka di sela-sela
drama agar mereka berbicara lebih keras.
Setelah drama kelompok satu selesai, kelompok kedua pun maju. Mereka bercerita
tentang Keong Mas. Suara anak-anak mulai lebih terdengar, dan mereka sudah tidak terlalu malu
untuk berakting di depan teman sekelas. Banyak dialog yang mereka lupa, sehingga kami harus
membacakan skenario di sela-sela drama.
Akhirnya, kelompok terakhir pun maju. Mereka bercerita tentang batu menangis. Mereka
memainkan drama dengan baik, lebih lancar dari kedua kelompok sebelumnya. Lalu setelah
ketiga kelompok selesai maju, kami segera memberikan mereka evaluasi dan memberikan
penilaian. Tapi yang paling utama, kami selalu memuji mereka agar rasa percaya diri mereka
bertumbuh.
Lalu, kami mengajarkan bahasa inggris dasar. Karena kami masih belum mengetahui
sampai mana mereka sudah belajar, maka kami mengadakan tes kecil. Untuk materi hari ini,
kami hanya mengetes vocabulary mereka. Kami mulai dari kelompok binatang terlebih dahulu,
karena menurut kami ini paling mudah. Kami menyebutkan jenis binatang dalam bahasa
Indonesia, dan kami meminta agar anak-anak menjawabnya dengan bahasa Inggris. Untuk
binatang umum seperti kucing, harimau, burung, dll, mereka bisa menjawabnya. Tetapi untuk
binatang seperti kuda nil, rusa, mereka tidak tahu.
Tidak hanya binatang, kami juga membahas tentang buah-buahan dan warna. Sama
seperti binatang, buah-buahan yang umum dan warna yang umum pun mereka ketahui. Kami
juga memanggil mereka maju ke depan satu persatu untuk menulis di papan tulis. Jadi, saat kami
bilang “Purple”, mereka langsung menulisnya di papan tulis. Untuk matematika, kami hanya
mengetes mereka dalam perkalian. Banyak dari mereka yang belum dapat melakukan perkalian
dengan baik, bahkan dalam tambah dan pengurangan pun mereka masih kesulitan
melakukannya.
Bel istirahat pun berbunyi. Setelah mengucapkan salam, anak-anak berlarian keluar kelas.
Hanya ada 2-3 anak yang makan di dalam kelas. Banyak dari mereka yang tidak membawa bekal
sehingga mereka harus membeli makan siang di kantin sekolah. Ada juga yang tidak makan,
tetapi mereka bermain bola di lapangan sekolah. Kami memanfaatkan waktu istirahat seperti ini
untuk mendekatkan diri kepada anak-anak.
Waktu istirahat adalah 30 menit. Sepuluh menit sebelum waktu istirahat berakhir,
biasanya 2/3 anak sudah ada di dalam kelas. Mereka pun bercerita tentang kehidupan mereka
sehari-hari dirumah, bagaimana kehidupan di sekolah, dan banyak lagi. Kami juga bercerita
bagaimana kehidupan sekolah sebagai gantinya. Berbagi hal-hal pribadi seperti inilah yang
membuat kami menjadi dekat dengan mereka.
Setelah waktu istirahat selesai, kami segera memanggil Pak Juminto supaya beliau dapat
melanjutkan kegiatan belajar mengajar. Setelah Pak Juminto tiba di kelas, kami segera
berkumpul di depan kelas untuk mengucapkan terima kasih atas kepada Pak Juminto dan
mengucap salam perpisahan.
Hasil evaluasi
Survey internal : Setelah kegiatan belajar mengajar berakhir kami pun melakukan survey
internal dimana kami memberikan penilaian satu sama lain. Berikut adalah hasil survey internal
kami untuk minggu kedua.
Johan : Datang awal waktu. Sudah mengenal pihak sekolah dengan baik (kepala sekolah dan
guru-gurunya), sudah akrab dengan anak-anak.
Monique : Datang tepat waktu. Sangat dekat dengan anak-anak. Dapat membuat suasana menjadi
ceria dan bisa membangun rasa percaya diri anak-anak.
Marvin : Datang awal waktu. Dekat dengan para murid laki-laki. Mengajar dengan tenang dan
sabar.
Ghina: Datang awal waktu. Sangat dekat dengan anak-anak. Murah senyum, dan dapat
menyampaikan materi dengan sangat jelas.
Azman : Datang tepat waktu. Disukai anak-anak karena selera humornya tinggi, dapat membuat
seisi kelas tertawa.
Regita : Datang agak terlambat. Bisa berbaur dengan baik dengan anak-anak. Dapat mengawasi
anak-anak dengan baik.
Zakiy : Datang agak terlambat namun bisa dengan mudah dekat dengan anak-anak. Dapat
menyampaikan materi dengan jelas.
Astari : Datang tepat waktu. Cukup berbaur dengan anak-anak. Dapat mengawasi anak-anak
dengan baik, juga menjaga ketenangan di kelas.
Survey Eksternal : dilampirkan.
Paragraf penutup
Hasil kegiatan
Di hari kedua kami mengajar, anak-anak sudah mulai terbuka dengan kami. Kami merasa sudah
cukup dekat dengan mereka, dan mereka sudah tidak malu-malu lagi. Mereka dapat
mengutarakan pendapat mereka dengan lebih baik, juga mengikuti kegiatan belajar mengajar
dengan baik.
Rencana materi minggu yang akan datang :
Pendahuluan
Kami adalah kelompok TFI kelas LB62 yang dibimbing oleh Pak Jamson dalam pelajaran
Character Building : Kewarganegaraan. Berikut merupakan laporan kelompok kami dalam
kegiatan TFI di SDN Grogol Utara 03 Pagi minggu kedua.
Kegiatan
Minggu kedua. Senin, 21 Maret 2016.
Pukul 07.30 kami semua sudah tiba di kelas. Anak-anak pun sudah duduk dengan rapih
berkat bantuan Bapak Juminto. Setelah Bapak Juminto meninggalkan kelas, kami mulai
melanjutkan kegiatan minggu lalu, yakni drama. Kami segera mengatur agar setiap anak duduk
dengan kelompoknya masing-masing.
Setelah semua sudah siap, kelompok pertama pun maju. Kelompok pertama memainkan
drama tentang Malin Kundang. Drama berlangsung selama 10 menit. Masih banyak anak yang
malu untuk berbicara, selain itu suara mereka pun kecil. Kami menyemangati mereka di sela-sela
drama agar mereka berbicara lebih keras.
Setelah drama kelompok satu selesai, kelompok kedua pun maju. Mereka bercerita
tentang Keong Mas. Suara anak-anak mulai lebih terdengar, dan mereka sudah tidak terlalu malu
untuk berakting di depan teman sekelas. Banyak dialog yang mereka lupa, sehingga kami harus
membacakan skenario di sela-sela drama.
Akhirnya, kelompok terakhir pun maju. Mereka bercerita tentang batu menangis. Mereka
memainkan drama dengan baik, lebih lancar dari kedua kelompok sebelumnya. Lalu setelah
ketiga kelompok selesai maju, kami segera memberikan mereka evaluasi dan memberikan
penilaian. Tapi yang paling utama, kami selalu memuji mereka agar rasa percaya diri mereka
bertumbuh.
Lalu, kami mengajarkan bahasa inggris dasar. Karena kami masih belum mengetahui
sampai mana mereka sudah belajar, maka kami mengadakan tes kecil. Untuk materi hari ini,
kami hanya mengetes vocabulary mereka. Kami mulai dari kelompok binatang terlebih dahulu,
karena menurut kami ini paling mudah. Kami menyebutkan jenis binatang dalam bahasa
Indonesia, dan kami meminta agar anak-anak menjawabnya dengan bahasa Inggris. Untuk
binatang umum seperti kucing, harimau, burung, dll, mereka bisa menjawabnya. Tetapi untuk
binatang seperti kuda nil, rusa, mereka tidak tahu.
Tidak hanya binatang, kami juga membahas tentang buah-buahan dan warna. Sama
seperti binatang, buah-buahan yang umum dan warna yang umum pun mereka ketahui. Kami
juga memanggil mereka maju ke depan satu persatu untuk menulis di papan tulis. Jadi, saat kami
bilang “Purple”, mereka langsung menulisnya di papan tulis. Untuk matematika, kami hanya
mengetes mereka dalam perkalian. Banyak dari mereka yang belum dapat melakukan perkalian
dengan baik, bahkan dalam tambah dan pengurangan pun mereka masih kesulitan
melakukannya.
Bel istirahat pun berbunyi. Setelah mengucapkan salam, anak-anak berlarian keluar kelas.
Hanya ada 2-3 anak yang makan di dalam kelas. Banyak dari mereka yang tidak membawa bekal
sehingga mereka harus membeli makan siang di kantin sekolah. Ada juga yang tidak makan,
tetapi mereka bermain bola di lapangan sekolah. Kami memanfaatkan waktu istirahat seperti ini
untuk mendekatkan diri kepada anak-anak.
Waktu istirahat adalah 30 menit. Sepuluh menit sebelum waktu istirahat berakhir,
biasanya 2/3 anak sudah ada di dalam kelas. Mereka pun bercerita tentang kehidupan mereka
sehari-hari dirumah, bagaimana kehidupan di sekolah, dan banyak lagi. Kami juga bercerita
bagaimana kehidupan sekolah sebagai gantinya. Berbagi hal-hal pribadi seperti inilah yang
membuat kami menjadi dekat dengan mereka.
Setelah waktu istirahat selesai, kami segera memanggil Pak Juminto supaya beliau dapat
melanjutkan kegiatan belajar mengajar. Setelah Pak Juminto tiba di kelas, kami segera
berkumpul di depan kelas untuk mengucapkan terima kasih atas kepada Pak Juminto dan
mengucap salam perpisahan.
Hasil evaluasi
Survey internal : Setelah kegiatan belajar mengajar berakhir kami pun melakukan survey
internal dimana kami memberikan penilaian satu sama lain. Berikut adalah hasil survey internal
kami untuk minggu kedua.
Johan : Datang awal waktu. Sudah mengenal pihak sekolah dengan baik (kepala sekolah dan
guru-gurunya), sudah akrab dengan anak-anak.
Monique : Datang tepat waktu. Sangat dekat dengan anak-anak. Dapat membuat suasana menjadi
ceria dan bisa membangun rasa percaya diri anak-anak.
Marvin : Datang awal waktu. Dekat dengan para murid laki-laki. Mengajar dengan tenang dan
sabar.
Ghina: Datang awal waktu. Sangat dekat dengan anak-anak. Murah senyum, dan dapat
menyampaikan materi dengan sangat jelas.
Azman : Datang tepat waktu. Disukai anak-anak karena selera humornya tinggi, dapat membuat
seisi kelas tertawa.
Regita : Datang agak terlambat. Bisa berbaur dengan baik dengan anak-anak. Dapat mengawasi
anak-anak dengan baik.
Zakiy : Datang agak terlambat namun bisa dengan mudah dekat dengan anak-anak. Dapat
menyampaikan materi dengan jelas.
Astari : Datang tepat waktu. Cukup berbaur dengan anak-anak. Dapat mengawasi anak-anak
dengan baik, juga menjaga ketenangan di kelas.
Survey Eksternal : dilampirkan.
Paragraf penutup
Hasil kegiatan
Di hari kedua kami mengajar, anak-anak sudah mulai terbuka dengan kami. Kami merasa sudah
cukup dekat dengan mereka, dan mereka sudah tidak malu-malu lagi. Mereka dapat
mengutarakan pendapat mereka dengan lebih baik, juga mengikuti kegiatan belajar mengajar
dengan baik.
Rencana materi minggu yang akan datang :
- Bahasa Inggris dasar
- Matematika (Luas dan Keliling Bangun Datar)
- Menyanyi

















